Persiapan dan Pelaksanaan ANBK serta Penilaian Sekolah Bersolek di SMPN 289 Jakarta Berjalan Lancar, Aman dan Terkendali
Persiapan dan Pelaksanaan ANBK serta Penilaian Sekolah Bersolek di SMPN 289 Jakarta Berjalan Lancar, Aman dan Terkendali
Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan penilaian Sekolah Bersolek tahun 2025 di SMPN 289 Jakarta berlangsung sukses, lancar, serta aman terkendali. Dua agenda besar yang dijalankan secara beriringan tersebut tidak hanya menuntut kesiapan teknis, tetapi juga menguji soliditas seluruh elemen sekolah dalam bekerja sama. Dengan komunikasi, koordinasi, serta dedikasi yang tinggi dari seluruh tim, SMPN 289 Jakarta berhasil membuktikan diri sebagai sekolah yang tangguh, kompak, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kerja Keras Sejak Tahap Persiapan
Suksesnya pelaksanaan ANBK dan penilaian Sekolah Bersolek di SMPN 289 Jakarta tidak terlepas dari persiapan matang yang dilakukan jauh-jauh hari. Seluruh unsur sekolah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan, hingga tim teknis, bergerak serentak untuk memastikan tidak ada hambatan berarti yang mengganggu jalannya kegiatan.
Kepala SMPN 289 Jakarta, Bapak Sarip Hidayat, S.Pd, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kekompakan seluruh pihak.
“Alhamdulillah, ini karena kerja keras kita yang kompak dan berkolaborasi dari awal persiapan sampai pelaksanaan,” ungkapnya penuh rasa syukur.
Pernyataan tersebut bukan hanya sekadar kalimat seremonial, melainkan mencerminkan realitas di lapangan. Sejak jauh hari, tim teknis ANBK telah mempersiapkan sarana dan prasarana, memastikan perangkat komputer dalam kondisi prima, jaringan internet stabil, serta menyiapkan cadangan daya berupa mesin genset.
Selain itu, jadwal latihan dan simulasi ANBK dilakukan beberapa kali agar peserta didik terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer. Guru pendamping dan proktor dilatih untuk menghadapi berbagai kemungkinan kendala teknis. Semua langkah ini dilakukan demi memberikan rasa nyaman dan aman kepada siswa, sehingga mereka dapat berkonsentrasi penuh dalam mengikuti asesmen.
ANBK di SMPN 289: Tiga Ruang, Peserta Terpilih Secara Random
Pelaksanaan ANBK di SMPN 289 Jakarta tahun ini dilaksanakan dengan menggunakan tiga ruang utama. Masing-masing ruang menampung 15 peserta, sehingga total terdapat 45 siswa yang mengikuti asesmen. Peserta dipilih secara acak (random) oleh sistem Kementerian Pendidikan, sehingga sekolah tidak memiliki kewenangan dalam menentukan siapa yang akan menjadi peserta.
Proses pelaksanaan diawasi ketat oleh proktor yang bertugas memantau jalannya sistem, serta pengawas silang yang berasal dari sekolah lain. Kehadiran pengawas silang ini bertujuan untuk menjamin objektivitas dan integritas pelaksanaan ANBK, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi nyata.
Tidak hanya itu, SMPN 289 Jakarta juga mengantisipasi potensi gangguan teknis, seperti mati listrik, dengan menyediakan mesin genset. Langkah ini sangat penting mengingat pelaksanaan asesmen berbasis komputer sangat bergantung pada ketersediaan daya listrik.
Komunikasi dan Koordinasi Jadi Kunci
Di balik kelancaran kegiatan, ada sebuah prinsip yang terus dijaga oleh seluruh civitas SMPN 289 Jakarta, yaitu komunikasi dan koordinasi.
Hal ini ditegaskan oleh Plt. Kasatpel SMPN 289 Jakarta, Bapak Rusdiyanto.
“Yang kita bangun dalam sebuah kegiatan di sini adalah komunikasi dan koordinasi,” ujarnya.
Pesan sederhana namun sarat makna ini menggambarkan betapa pentingnya menjaga alur komunikasi antar pihak. Mulai dari kepala sekolah, guru, proktor, panitia, hingga peserta, semuanya harus memahami peran masing-masing dan saling berkoordinasi. Dengan komunikasi yang baik, segala persoalan yang muncul dapat segera dicarikan solusi, sehingga tidak menimbulkan hambatan yang berarti.
Penilaian Sekolah Bersolek: Kolaborasi Tim Caraka
Selain ANBK, SMPN 289 Jakarta juga menghadapi agenda penting lainnya, yakni penilaian Sekolah Bersolek. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang indah, bersih, rapi, dan nyaman, sehingga mampu menunjang suasana belajar yang kondusif.
Untuk mensukseskan program ini, dibentuklah Tim Caraka SMPN 289 Jakarta yang terdiri dari:
-
Bapak Riyadi
-
Bapak Bahrudin
-
Bapak Darwani
-
serta anggota tim lainnya yang turut serta mendukung.
Tim Caraka bekerja dengan penuh dedikasi sejak Sabtu, 23 Agustus hingga Minggu, 24 Agustus 2025. Mereka meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi memastikan sekolah tampil maksimal saat penilaian berlangsung.
Mulai dari pengecatan, penataan taman, kebersihan lingkungan, hingga kelengkapan sarana prasarana menjadi fokus utama tim. Semua unsur sekolah dilibatkan, termasuk siswa yang turut serta menjaga kebersihan kelas dan area sekitarnya. Kolaborasi ini membuktikan bahwa keindahan dan kenyamanan sekolah bukan hanya tanggung jawab sebagian orang, melainkan seluruh warga sekolah.
Suasana Pelaksanaan: Lancar, Aman, dan Terkendali
Saat hari pelaksanaan ANBK dan penilaian Sekolah Bersolek tiba, suasana di SMPN 289 Jakarta terasa begitu kondusif. Setiap pihak sudah mengetahui tugas masing-masing. Siswa peserta ANBK hadir dengan penuh kesiapan, didampingi oleh guru dan proktor. Di sisi lain, tim penilaian Sekolah Bersolek bergerak sigap memastikan semua detail berjalan sesuai rencana.
Seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan terkendali. Tidak ada gangguan teknis berarti, listrik tetap stabil berkat kesiapan genset, jaringan internet berjalan baik, serta sistem komputer berfungsi optimal. Pengawas silang dari sekolah lain pun memberikan apresiasi atas kesiapan yang ditunjukkan SMPN 289 Jakarta.
Para siswa terlihat percaya diri mengerjakan soal-soal asesmen. Meski sebagian awalnya sempat merasa gugup, namun berkat pendampingan guru dan suasana yang kondusif, mereka bisa menyelesaikan asesmen dengan baik.
Sementara itu, tim penilai Sekolah Bersolek meninjau setiap sudut sekolah. Mereka memberikan catatan positif terhadap kebersihan, penataan ruang, serta kreativitas dalam menghias lingkungan. Kerja keras Tim Caraka membuahkan hasil dengan terciptanya suasana sekolah yang indah, asri, dan nyaman.
Refleksi dan Harapan
Kesuksesan pelaksanaan ANBK dan penilaian Sekolah Bersolek di SMPN 289 Jakarta memberikan banyak pelajaran berharga. Pertama, pentingnya persiapan matang yang dilakukan sejak awal. Kedua, komunikasi dan koordinasi antar pihak menjadi kunci agar kegiatan berjalan tanpa hambatan. Ketiga, kekompakan dan kolaborasi mampu menciptakan suasana kerja yang penuh semangat serta menghasilkan capaian optimal.
Kepala sekolah berharap bahwa hasil ANBK dapat memberikan gambaran objektif mengenai kemampuan siswa, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sementara itu, penilaian Sekolah Bersolek diharapkan dapat semakin memotivasi warga sekolah untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang penilaian, tapi juga tentang membiasakan kita untuk selalu menjaga lingkungan sekolah agar tetap nyaman dan menyenangkan,” ujar salah satu guru yang terlibat dalam kegiatan.
Kesimpulan
Kegiatan ANBK dan penilaian Sekolah Bersolek di SMPN 289 Jakarta tahun 2025 dapat menjadi contoh nyata bagaimana sebuah sekolah mampu menyelenggarakan agenda besar dengan penuh kesiapan dan kekompakan.
Dukungan penuh dari pimpinan, kolaborasi tim, serta partisipasi seluruh warga sekolah membuktikan bahwa semangat gotong royong dan komunikasi yang baik adalah kunci keberhasilan. Dengan semangat tersebut, SMPN 289 Jakarta tidak hanya berhasil melaksanakan kegiatan dengan lancar, aman, dan terkendali, tetapi juga meneguhkan diri sebagai sekolah yang berkomitmen pada mutu pendidikan dan kenyamanan lingkungan belajar.
SARIP HIDAYAT
(Kepala SMPN 289 Jakarta)
RUSDIYANTO
(Kasatpel SMPN 289 Jakarta)
Tim Dokumentasi


.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)


.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)







.jpeg)




.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)









.jpeg)





Komentar
Posting Komentar